Wellcome

Sugeng Rawuh neng Blog Kulo

Jumat, 04 Desember 2015

Novel Inspiratif: Penggugah Kesadaran dalam Bernalar

Data buku
Judul: The Sandhills of Arabia: Takdir yang Terenggut.
Penulis: Laila Hasib.
Penerjemah : Elka Ferani.
Penyunting : Yudi.
Penerbit : Pustaka Zahra.
Dimensi : 11,5 cm x 17 cm.
Tebal :360 halaman.

Dalam buku novel “The Sandhills of Arabia” yang ditulis oleh Laila Hasib seorang penulis berkebangsaan Iran ini memilki cerita bagaimana kenyataan sebuah kehidupan. Novel yang diterjemahkan oleh Elka Ferani kedalam bahasa indonesia yang diberi judul kecil “Takdir yang Terenggut” cukup dalam pemaknaan, yang dimana alur cerita yang berhasil ditangkap oleh sang penerjemah bisa mewakili perasaan penulis. Dalam buku tersebut diceritakan bagaimana seorang gadis yang hidup dalam pembinaan keluarga yang sangat taat dalam beragama mulai merasakan kenyataan kehidupan dan kebeneran ajaran yang diajarkan oleh kedua orangtuanya.
Kemudian dalam judul kedua buku novel itu yakni “The Diamond in The Sand” menceritakan seorang gadis yang diangkat asuh oleh seorang pendeta yang memiliki kemampuan berintelijen dan kedokteran, sadar akan kebenaran dalam hidupnya. Bahwa ia seorang anak muslim yang diadopsi oleh pendeta yang bisa dikatakan seorang agen multitalenta. Bagaimana persoalan- persoalan hidup mulai menghampirinya ketika ia tahu kebeneran dalam hidupnya setelah kembali dari negara Arab Saudi. Keyakinan dan tujuan hidup mulai berubah dan juga ketakutan mulai menggelayuti hidupnya ketika ia diminta bantuan oleh pembantunya yang diketahui bahwa ia seorang muslim juga.
Bagaimana kisah cinta, persahabatan dan perjuangan yang dirangkum dengan bagus yang disesuaikan berbagai macam intrik- intrik kehidupan yang dipaparkan oleh sang penulis dalam novel ini. Persahabatan antara dua orang gadis yang berbeda agama yang melahirkan kesadaran pemikiran yang telah dibelokan oleh berbagai macam media dengan diskusi meraka.   Perjuangan  seorang gadis yang melarikan diri dari negaranya bersama dengan ibu dan dua adiknya. Timbulnya perasaan cinta ketika ada seorang pemuda yang berasal dari negaranya melakukan perjuangan demi negara dan agama.
Ketetapan hati ketika ia harus memilih antara sahabat dan agama yang berujung dalam menyelamatkan sahabatnya dan pengetahuan kebenaran identitas sahabatnya. Keberanian seorang gadis muslim yang selalu ingin mencari kebenaran dan informasi yang berujung pada pelamaran pemuda yang ia cintai. Kemudian di sisi lain, bagaimana perjuangan seorang gadis dalam mengungkap jati dirinya setelah diberitahu oleh sahabatnya tentang kebenaran hidupnya. Dan bagaimana ia memulai petualangan sebagi orang yang dicari- cari agen FBI dan CIA ketika ia dituduh ikut terlibat dalam pengeboman gedung putih yang berujung pertemuan dengan sahabatnya setelah lama tidak pernah.
Seperti yang diketahui novel ini memiliki dua judul cerita dengan masing- masing sudut pandang cerita. Tetapi penulis dengan bagus memadukan kedua cerita tersebut dan menjadikannya bisa terhubung dan mudah dipahami. Dan juga dalam penyajiannya penerjemah masih menggunakan istilah- istilah asing yang telah menjadi bahasa umum agar pembaca bisa membiasakan istilah asing dan juga menambah wawasan. Dalam novelnya penulis mencoba menguak kenyataan kehidupan yang dialami oleh Negara- Negara timur yang sedang berperang. Dan bagaimana terjadi kontradiksi dalam pemberitaan yang dilakukan oleh media- media informasi tentang kebenaran.
Kelebihan yang dimiliki oleh novel ini adalah bagaimana penulis membuat cerita yang berdurasi pendek yang disusun dalam bab- bab tersendiri sehingga memudahkan pembaca untuk membaca secara “ngemil”. Dan juga penggambaran alur yang mudah dipahami sehingga pembaca bisa membaca dengan santai. Penulis banyak menggunakan bahasa majas yang indah, ini akan membuat menarik bagi mereka yang ingin belajar sastra.
Sayangnya dalam novel ini tidak terlalu menceritakan kisah cinta atau asmara. Sehingga kisah cinta dalam novel ini terlalu mengambang hanya berpaku pada ketertarikan antara dua insan setelah itu langsung melanjutkan kedalam pernikahan. Ya mungkin dalam cerita ini berpatokan pada budaya Islam Arab, yang membatasi antara hubungan langsung antar lawan jenis. Sehingga novel ini mengajarkan bagaimana hubungan islami yang sebenarnya pada pembaca.

Pada dasarnya novel ini mudah dibaca dan dipahami, malahan buku ini terkesan seperti mengajarkan kita tata budaya Islam pada kita. Bagaimana menjalin hubungan dan persaudaraan baik itu sesama agama maupun tidak. Dan juga mengajarkan kita untuk tidak langsung percaya pada propaganda- propaganda yang belum bisa kita ketahui kebenarannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar